Jumat, 26 Mei 2017

fenomena Pelangi



Fenomena Pelangi
https://adhartadotcom.files.wordpress.com/2013/08/lens19284822_c638f8ea0a6820c2e1634a2586b7fde3.jpg
Lalu Bagaimanakah Proses terjadinya Pelangi ?
Apa saja Ilmu/Konsep Fisika dalam Proses Terjadinya Pelangi ?

Proses terjadinya Pelangi dapat kita tinjau dari materi fisika yaitu Optik atau cahaya. Beberapa konsep fisika yang berhubungan dengan proses terjadinya pelangi antara lain pembiasan, pemantulan, dispersi cahaya dan spektrum gelombang elektromagnetik yang diwujudkan berupa warna cahaya pada pelangi.

Pelangi merupakan satu-satunya gelombang elektromagnetik yang dapat oleh lihat mata manusia. Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi yang terjadi sacara alamiah dalam atmosfir bumi serta melibatkan cahaya matahari, pengamat dan tetesan air hujan.
Jika ada cahaya matahari yang bersinar setelah hujan berhenti, maka cahaya tersebut akan menembus tetesan air hujan di udara. Udara dan tetesan air hujan memiliki kerapatan yang berbeda, sehingga ketika cahaya matahari merambat dari udara ke tetesan air hujan akan mengalami pembelokkan arah rambat cahaya (pembiasan cahaya). 

Cahaya matahari merupakan sinar polikromatik, saat masuk ke dalam tetesan air hujan akan diuraikan menjadi warna-warna monokromatik yang memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda. Cahaya matahari yang telah terurai menjadi warna monokromatik sebagian akan mengalami pemantulan saat mengenai dinding tetesan air hujan dan sebagian lainnya akan menembus ke luar tetesan air hujan.

Masing-masing gelombang cahaya monokromatik tersebut akan mengalami pembiasan cahaya saat keluar ari tetesan air hujan dan arah pembiasannya akan berbeda-beda, tergantung pada warnanya. Pembiasan ini terjadi karena cahaya mengalami perubahan indeks media dari udara ke air. Ketika sinar dihantarkan kembali ke permukaan belakang tetesan air,hampir seluruhnya dibiaskan dan keluar dari tetesan air

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimJefN7DjQnvkj-nr5QQ0ofRExVhhWBSVwkAj8nj83u-AIQg_yLVrQl2NUigImZZ1cny6VObPCar-w8PBLhg6wF7ekWrA_Iz8b5pZjs5ulmukS-Fpd8GjvkySMOWKc6iGkh92_F2C2aXg/s1600/pembiasan+pelangi.JPG
Gambar Pembiasan Pelangi
Warna-warna monokromatik yang keluar dari tetesan air hujan mempunyai panjang gelombang yang berada dalam rentang 400 – 700 nm. Pada rentang 400 – 700 nm, gelombang cahaya yang dapat dilihat oleh mata manusia ialah gelombang yang mempunyai gradasi warna merah sampai ungu. Gradasi warna tersebut diasumsikan sebagai warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Susunan gradasi warna tersebut kita namakan sebagai pelangi. 

Ketika kita melihat warna-warna ini pada pelangi, kita akan melihatnya tersusun dengan dengan merah di paling atas dan warna ungu di paling bawah. Skema terjadinya pelangi lihat pada gambar dibawah ini !
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNcFoPGzx9Ur46XJP-LBOZiIM1FDHjZ0nGcYfIQJfMINJuPTeP2rOgvyXmCxBdjPuKB6T6_lsGg32Bus0yZlxIhKdbH5PIjNXb_e-LtcXChEX9OpIcTFpsvb_v6fNlF9A5eq5l4ZCXYaQ/s1600/skema+terjadinya+pelangi.JPG
Gambar Ilustrasi sudut Pelangi
Saat kita melihat pelangi, daerah di bawah pelangi akan terlihat lebih terang jika dibandingkan dengan daerah lainnya di sekitar pelangi. Daerah yang terlihat lebih terang tersebut dinamakan daerah terang pelangi. 

Ada dua hal yang menyebabkan daerah terang pelangi terlihat lebih terang dibandingkan daerah lainnya, yaitu;
  • Cahaya matahari yang masuk ke tetesan air hujan yang menimbulkan pelangi pertama mempunyai intensitas cahaya matahari yang paling besar.
  • Pada proses pembentukan pelangi pertama, saat berada dalam tetesan air hujan, cahaya matahari hanya mengalami satu kali proses pemantulan cahaya, sehingga energi yang terserap oleh tetesan air hujan masih cukup banyak.
Proses terjadinya pelangi melalui pembiasan, pemantulan dan dispersi cahaya secara matematis dapat dijelaskan sebagai berikut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGxvaUxDshCJbPGqInvveRNr2i2dRSiibR06ZanmYzH6KMw70u9MF04qMrt3ejYfDxfKsK07pNbgORElAqTPiScNGfS2duSg2Zh7Cnk3w9NLXieVfeiL4LBd9CxlZnfDC_63j-05Qy_00/s1600/ilustrasi+sudut+pelangi.JPG
Gambar Ilustrasi sudut Pelangi

sumber : http://pakgurufisika.blogspot.co.id/2015/09/fenomena-pelangi-bukti-keindahan-fisika.htm

0 komentar:

Posting Komentar